![]() |
| konstruksi pintu PHB |
a. Sakelar, Pemisah, Pengaman Lebur dan Pemutus
Sakelar, pemisah dan pemutus yang dipasang pada PHB harus mempunyai kutub yang jumlahnya sekurang kurangnya sama dengan banyaknya fase yang digunakan, semua kutub harus dapat dibuka atau ditutup secara serentak. Dan dipasang sedemikian rupa sehingga bagian yang bergerak tidak bertegangan dalam keadaan sakelar terbuka, dan tidak dapat menutup sendiri oleh gaya berat bagian bergerak tersebut.
b. Instrumen ukur dan Indikator
![]() |
| lampu indikator |
Instrumen ukur dan indikator yang dipasang pada PHB harus terlihat jelas dan harus ada petunjuk tentang besaran apa yang dapat diukur dan gejala apa yang ditunjukan, terhindar terhadap kemungkinan pengaruh induksi listrik sekitar, terlindung dari suhu yang melampaui suhu kerja maksimum, bebas dari getaran mekanik atau pengaruh lain yang dapat menurunkan mutu/akurasi instrumen ukur/indikator dan harus selalu terpelihara kehandalannya secara berkesinambungan dapat menampilkan penunjukan yang benar sesuai dengan peruntukannya. Pada pengawatan instrumen ukur dan indikator dalam PHB atau panel distribusi harus menggunakan kabel fleksibel yang mempunyai pelindung elektrik yang dapat dihubungkan dengan saluran pembumian.
![]() |
| konstruksi dalam PHB |
Rel yang digunakan pada PHB harus terbuat dari tembaga atau logam lain yang memenuhi persyaratan sebagai penghantar listrik dan besar arus yang mengalir dalam rel tersebut harus diperhitungkan sesuai kemampuan rel sehingga tidak akan menyebabkan suhu lebih dari 650 C. Lapisan yang digunakan untuk memberi warna rel dan saluran harus dari jenis yang tahan terhadap kenaikan suhu yang diperbolehkan
d. Komponen gawai kendaliKomponen gawai kendali seperti tombol, sakelar, lampu, sinyal, sakelar magnet dan kawat penghubung harus mempunyai kemampuan sesuai dengan penggunaannya dan harus mempunyai tanda atau warna yang memudahkan operator untuk melayaninya, untuk penghantar atau kabel yang digunakan pada gawai kendali harus sekurang kurangnya 1.0 mm2 kecuali penghantar atau kabel yang sudah terpasang dalam gawai kendali itu.
e. Terminal dan sepatu kabel
Teminal harus terbuat dari paduan tembaga atau logam lain yang memenuhi persyaratan yang berlaku,dudukan terminal tersebut harus terbuat dari bahan isolasi yang tidak mudah pecah atau rusak oleh gaya mekanis dan termis dari penghantar yang disambung pada terminal tersebut atau sekurang kurangnya harus sama kekuatannya dengan kemampuan sakelar dari sirkit yang bersangkutan.
Sepatu kabel harus dibuat dari bahan yang sesuai dan kuat, dan ukurannya harus sesuai dengan kabel yang akan dipasang, untuk sepatu kabel yang terbuat dari bahan alumunium tidak boleh disambung dengan kabel tembaga atau sebaliknya kecuali dengan menggunakan bimetal, dan pemegang kabel harus dapat memikul gaya berat, gaya tekan, dan gaya tarik yang ditimbulkan oleh kabel yang akan dipasang sehinga gaya-gaya tersebut tidak akan langsung dipikul oleh gawai listrik yang lain.
sumber dari module produktif teknik instalasi listrik smkn 1 paringin
sumber dari module produktif teknik instalasi listrik smkn 1 paringin









